Friday, November 27, 2009

Perubahan Sosial, Moderenisasi, Westrenisasi, dan Globalisasi

A. Pengertian Perubahan Sosial

Pngertian Perubahan Sosial menurut Pendapat Para Ahli, antaralain:

a. Pngertian Perubahan Sosial menurut Wiliam F.Ogburn : Menurutnya perubahan sosial mencakup unsur-unsur kebudayaan, baik yang meterial maupun imaterial, terutama menekankan pengaruh yang besar dari unsur-unsur kebudayaan material terhadap kebudayaan imaterial.

b. Pngertian Perubahan Sosial menurut Kingsely Davis : Merupakan perubahan-perubaham yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat.

c. Pngertian Perubahan Sosial menurut Gillio dan Gillin: Perubahan sosial merupakan suatu variasi dari ciri-ciri hidup yang sudah diterima yang disebabkan baik oleh perubahan kondisi geografis, kebudayaan materiil, keposisian penduduk, ideologi, maupun oleh adanya difusi atau penemuan-penemuan baru dalam masyarakat tersebut.

d. Pngertian Perubahan Sosial menurut Samuel Koening: Adalah modifikasi-modifikasi yang terjadi dalam pola-pola kehidupan manusia karena sebab-sebab interen dan exsteren.

e. Pngertian Perubahan Sosial menurut Selo Soemardjan: segala perubahan-perubahan pada lembaga kemasyarakatan, dalam suatu masyarakat yang mempengaruhi sistem sosialnya, termasuk didalam nilai-nilai, sikap-sikap, dan pola-pola prilaku diantara kelompok-kelompok masyarakat.

f. Pngertian Perubahan Sosial menurut Robert M.Z Lawang: Merupakan peroses kitika dalam sistem sosial terdapat perbedan-perbedaan yang dapat diukur yang terjadi dalam suatu kurun waktu tertentu.

Pngertian Perubahan Sosial Secara kesimpulan: Perubahan sosial adalah perubahan yang berkenaan dengan kehidupan masyarakat, termasuk didalamnya perubahan sistem, nilai dan norma sosial, sistem stratifikasi sosial, struktur sosial, proses-proses sosial, pola sikap, dan tindakan sosial warga masyarakat, serta lembaga-lembaga masyarakatnya dalam suatu kurun waktu tertentu.

B. Ciri-Ciri Perubahan Sosial

1. Setiap masyarakat mengalami perubahan baik secara lambat maupun secara lambat sehingga tidak ada masyarakat yang berhenti perkembanganya.

2. Perubahan yang terjadi pada suatu lembaga kemasyarakatan akan diikuti olehembaga sosial yanglainya.

3. Perubahan sosial yang cepat biasanya menimbulkan disorganisasi yang bersifat sementara secara berbeda karena berada dalam proses penyesuaian diri.

4. Perubahan sosial terjadi dalam bidang material dan imaterial karena keduanya memiliki hubungan timbalbalik.

5. Secara topologi perubahan sosial dapat igolongkan menjadi beberapa bentuk diantaranya: Proses Sosial, Segmentasi, Perubahan Struktur dan Perubahan Struktur Kelompok.

C. Bentuk-Bentuk Perubahan Sosial

1. Perubahan yang berlangsung cepat(revolusi) dan lambat(evolusi)

a. Perubahan yang berlangsung lambat(evolusi)

Merupakan perubahan yang memerlukan waktu yang lama. Terdapat beragam teori mengenai evolusi antaralain:

- Unilenear Theoris of Evolution

Berpendapat bahwa manusia mengalamiperubahan sesuai dengan tahap tertentu.

- Universal Theoris of Evolution

Berpendapat bahwa perkembangan masyarakat tidakperlu mengalamai tahap-tahap tertentu.

- Unilenear Theoris of Evolution

Merupakan teori yang lebih menekankan penelitian-penelitian terhadap tahap-tahap perkembangan tertentu dalam evolusi masyarakat.

b. Perubahan yang berlangsung cepat (revolusi)

Merupakan perubahan yang berlangsung secara cepet.

Syarat-Syarat revolusi antaralain:

1. Harus ada keinginan umum untuk melakukan suatu perubahan.

2. Adanya seorang atau sekelompok orang yang mampu menjadi pemimpin

3. Pemimpin tersebut mampu menampung keinginan-keinginan masyarakat.

4. Pemimpin tersebut hasus menampilkan sebuah tujuan kepada masyarakat.

5. Harus ada momentum.

2. Perubaha yang berlangsung kecil dan perubahan yang berlangsung besar.

a. Perubahan yang berpengaruh Kecil: adalah perubahan pada unsur-unsur struktus sosial yang idak membawa pengaruh langsung atau pengaruh yang kurang berarti bagi masyarakat keseluruhan. Contoh: Perubahan gaya berpakaian

b. Perubahan yang berpengaruh Besar: Merupakan perubaha yang mengakubatkan perubahan pada seteruktur kemasyarakatan, hubungan kerja, serta mata pencarian, dan stratifikasi sosial.

Contoh: Pengaruh Industrialisasi

3. Perubahan yang direncanakan dan tidakdirencanakan.

a. Perubaha yang Direncanakan merupakan perubahan yang telah diperogram terlebih dahulu

b. Perubahan yang tidak Direncanakan merupakan merupakan perubahan yang terjadi diluar perkiraan sehingga menimbulkan dampak uyang tidak diinginkan. Contoh: Bencana Alam

4. Perubahan yang dikehendaki dan Perubahan Yang Tidak Dikehendakai.

a. Perubahan yang dikehendaki merupakan perubahan yang diperkirakan sesuai dengan perkembangan yang terjadi didalam masyarakat agar lebih terhubung dalam berbagai bidang pembangunan.

b. Perubaha yang tidak dikehendaki adalah perubahan yang terjadi tan pa disengaja atau tidak diinginkan oleh pihak-pihak yang mengadakan perubahan dan msyarakat.

D. Faktor-faktor yang menyebabkan perubahan sosial, antara lain:

a. Fakor Internal:

1. Bertambahnya atau berkurangnya penduduk

2. Penemuan-penemuan baru

3. Pertentangan atau konflik dalam masyarakat

4. Terjadinya revolusi dalam tubuh masyarakat.

b. Faktor Exterenal:

1. Sebab-sebab yang berasal dari lingkungan alam dan fisik yang ada di sekitar manusia.

2. peperangan.

3. Pengaruh kebudayaan masyarakat lain.

E. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perubahan Sosial.

1. faktor yang mendorong perubahan sosial.

a. Kontak dengan kebudayaan lain.

difusi= proses penyebaran kebudayaan dari satu individu ke individu lain dari satu masyarakat ke masyarakat lainya.

Ada 2 tipe Difusi, antaralain difusi interamasyarakat dan difusi antarmasyarakat

faktor yang mempengaruhi difusi intramasyarakat antaralain:

1. suatau pengakuan bahwa unsur yang baru tersebut memiliki kegunaan

2. ada tidaknya unsur-unsur kebudayaan yang mempengaruhi diterima atau tidaknya unsur-unsur yang baru

3. suatu unsur baru yang berlawanan dengan fungsi unsur lama, kemungkinan besar tidak akan diterima

4. kedudukan peranan sosial dari individu yang menemukan sesuatu yang baru dan mempengaruhi apakah hasil yang ditemukanya itu dapat diterima dengan mudah atau tidak.

5. pemerintah dapat membatasidifusi tersebut

faktor-faktor yang mempengaruhi difusi antarmasyarakat antaralain:

1. adanya kontak atnara masyarakat-masyarakat tersebut

2. kemampuan untuk mendemontrasikan penemuan-penemuan baru tersebut

3. pengakuan akan kegunaan penemuan baru

4. ada tidaknya unsur-unsur kebuadayaan yang menyaingi unsur-unsur penemuan baru.

5. peranan masyarakat yang menyebarkan penemuan baru.

6. paksaan untuk menerima penemuan baru.

persamaan dan perbedaan difusi dan akulturasi

persamaanya: kedua proses tersebut merupakan suatu kontak, tanpa adanya kontak, tidak mungkin kedua proses itu berlangsung.

perbedaanya: dalam difusi berlangsung dalam keadaan ketika kontak tidak perlu berlangsung secra langsung, dan continu sedangkan dalam alkulturasi diperlukan hubungan atau kontak yang dekat dan kontinu.

Difusi memperlancar proses perubahan karena memperkaya dan menambah unsur-unsur kebudayaan, yang seringkali memerlukan perubahan-perubahan dalam lembaga-lembaga kemasyarakatan atau bahkan mengganti lembaga kemasyarakatan yang lama dengan yang baru.

b. Sistem pendidikan formal yang maju.

c. Sikap menghargai hasil karya orang dan keinginan untuk maju.

d. Toleransi atau memiliki sikap mau menerima terhadap hal-hal baru.

e. Sistem terbuk dalam lapisan-lapisan masyarakat.

f. Penduduk yang hetrogen

g. Ketidak puasan masyarakat terhadap bidang-bidang tertentu

h. Orientasi ke masa depan

i. Nilai bahwa manusia senantiasa harus memperbaiki hidupnya.

2. Faktor yang menghambat/Menghalangi Terjadinya Perubahan

a. Kuranya hubungan dengan masyarakat lain karena kehidupan yang terasing

b. perkembangan ilmu pengetahuan yang terlambat

c. sikap masyarakat yang sangat tradisional dengan anggapan bahwa tradisi tidakdapat dirubah

d. adanya kepantingan-kepentingan yang telah tertanam dengan kuat sekali

e. rasa takut akan terjadinya kegoyahan terhadap integrasi kebudayaan

f. prasangka terhadap hal-hal yang baru, atau sikap yang tertutup

g. hambatan-hambatan yang bersifat ideologis

h. adat atau kebiasaan yang mendarah daging

i. nilai bahwa hidup ini pada akhirnya buruk dan tidakmungkin diperbaiki

F. DAMPAK PERUBAHAN SOSIAL TERHADAP MASYARAKAT

A. MODERENISASI

Pengertian moderenisasi: Proses yang ditempuh untuk sampai atau menuju periode waktu masa kini

Kesimpulan dari berbagai pendapat: moderenisasi adalah suatu proses perubahan serta pergeseran prilaku, masyarakat untuk hidup sesuai dengan tuntutan keadaan.

Menurut Para Ahli:

a. Astrid S.Susanto : Moderenisasi merupakan kesempatan proses pembangunan yang diberikan oleh perubahan demi kemajuan

b. Koenjaraningrat : Moderenisasi merupakan usaha untuk hidup sesuai dengan zaman dan konstelasi dunia sekarang

c. Soejono Soekarto : Moderenisasi merupakan suatu bentuk perubahan sosial yang terarah ( directed changer ) yang didasarkan pada satu perencanaan yang disebut social planing

d. Alex Thio : Mederenisasi merupakan suatu bentuk perubahan sosial berupa perubahan masyarakat pertanian menjadi masyarakat industri.

e. Harold Rosenberg : Moderenisasi merupakan sebuah tradisi baru yang mengacu pada rbanisasi atau sampai sejauh mana dan bagaimana pengikisan sifat- sifat pedesan suatu masyarakat berlangsung.

f. Wilbert E.Moore : Moderenisasi adalah suatu transformasi total kehidupan bersama yang tradisional dalam arti tehnologi serta organisasi sosial ke arah pola-pola ekonomis dan politis yang menandai negara-negara barat yang setabil

B. SYARAT-SYARAT MODERENISASI MENURUT Soejono Soekarto antara lain:

a. Cara berpikir ilmiah

b. Sistem administrasi negara yang baik dan benar-benar mewujudkan birokrasi

c. adanya sistem pengumpulan data yang baik dan teratur terpusat pada satu lembaga atau badan tertentu.

d. penciptaan iklim yang baik dari masyarakat terhadap moderenisasi dengan cara menggunakan alat-alat komunikasimasa.

e. tingkat organisasi yang tinggi karena yang terjadi biasanya di satu pihak berarti disiplin sedangkan di pihak lain di anggap mengurangi kemerdekaan

f. Sentralisasi wewqenang dalam pelaksanaan perencanaan sosial.

C. FAKTOR-FAKTOR YANG MENDORONG TERJADINYA MODERENISASI

a. Dorongan untuk meningkatkan efisiensi kerja dan meningkatkan produksi.

b. Dorongan mendapatkan sesuatu lebih banyak, atau memiliki nilai tambah, lebih bermutu, lebih bagus, lebih hemat tenaga dan lebih bagus.

c. Dorongan utuk hidup lebih praktis atau lebih nyaman.

D. 9 UNSUR PADA KONSEP MANUSIA MODEREN By Alex Inkeles antaralain:

a. Memiliki sikap menerima hal-hal baru dan terbuka untuk perubahan

b. menyatakan pendapat atau opini mengenai lingkungan sendiri atau kejadian yang jauh di luar lingkungan serta bersifat demokratis

c. Menghargai waktu dan lebih banya berorientasi ke masa depan daripada masa lalu

d. memiliki perencanaan dan pengorganisasian

e. mamiliki rasa percaya diri dalam menguarai lingkungan guna mencapai tujuan

f. Segaa sesuatu dilakukan dengan perhitungan

g. Menghargai harkat manusia lain

h. Lebih percaya pada ilmu dan tehnologi

i. Menjunjung tinggi sikap yang imbaanya sesuai dengan prestasinya

E. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MODDERENISASI

a. Adanya penemuan, perkembangan, serta penguasaan di bidang ilmu pengertahuan dan tehologi

b. Perkembangan di bidan politik dan ideologi

c. Kemajuan di bidamng perekonomian dengan penerapat sikap efisiensi dan efektifitas

d. Perkembangan di bidang pelaksanaan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa

e. Memajukan bidang industri dan pertanian

f. Tercapainya stabilisasi nasional agar hidup tentram, aman, dan damai.

GLOBALISASI

pegertian globalisasi merupakan proses menyatunya dunia kedalam satu kesatuan sistem atau kaidah yang sama.


Pengertian rangkuman: Globalisasi merupakan suatu proses penyebaran unsur-unsur baru dan yang hususnya menyangkut imformasi dan komunikasi secara mendunia melalui media cetak, maupu media elektronika. Dalam era globalisasi, kemajuan tehnologi informasi dan komunikasi adalah merupakan kondisi yang mempermudah kita semua, untuk menerima budaya asing, atau budaya dari luar. Dengan kata lain, globalisasi adalah satu sistem atau tatanan yang menyebabkan seseorang atau sebuah negara tidajk mungkin mengisolasikan diri.

DAMPAK NEGATIF GLOBALISASI:

1. Konflik

2. Pesatnya alih tehnologi

3. Cepatnya distribusi hasil-hasil produksi

4. Munculnya aliansi-aliansi

5. Bidang kebudayaan

a. Kegoncangan Kebudayaan (apabila warga masyarakat mengalami dis organisasi dan prustasi)

b. Kesenjangan Budaya ( Suatu kenyataan bahwa, masuknya unsur-unsur globalisasi tidak berlangsug secara serempak)

c. Pergeseran nilai-nilai budaya (anomie > anomie penyalah gunaan narkoba, tawuran, kenakalan remaja)

DAMPAK MODERENISASI DAN GLOBALISASI

  • dampak positif: trcipta masyarakat yang dinamis untuk mencapai keadan, yang maju, adil, dan sejahtera.
  • dampak negatif: munculnya berbagai masalah sosial, seperti kriminal, kesenjangan sosial dan konflik sosial.

gejala yang muncul akibat globalisasi:

  1. Keguncangan Budaya (Curtural Shock) yaitu keguncangan jiwa seseorang atau masyarakat yang disebabkan belum adanya kesiapan menerima kebudayaan asing yang datang secara tiba-tiba.
  2. Ketimpangan Budaya (cultural lag)

ketimpangan salah satu unsur kebudayan untuk menyesuaikan diri dengan unsur kebudayaan lain yang sudah berubah.

WESTRENISASI

westrenisasi berarti: pembaratan, atau peniruan budaya barat.

Budaya mental positif dunia barat umumya memiliki kaitan dengan kewirausahaan yaitu:

  1. semangat kerja yang tinggi, uet, dan tekun
  2. menghargai waktu
  3. disiplin
  4. berpikir sistematis dan logis
  5. perencanaan matang dan melihat kedepan
  6. motivasi tinggi untuk menguasai ilmupengetahuan dan tehnologi
  7. produktif dan efisien
  8. mandiri
  9. berani bersaing
  10. bertanggung jawab

  1. Persamaan moderenisasi dengan westrenisasi

memiliki kesamaan sebagai hasil perbandingan dari berbagai macam aspek kehidupan manusia yang dirasionalkan.

  1. Perbedaan moderenisasi dengan westrenisasi

Moderenisasi

    1. Mutlak ada dan diperlukan oleh setiap negara
    2. Tidak mengenyampingkan nilai-nilai agama
    3. Tidak mutlak sebagai westrenisasi
    4. proses berkembangnya bersifat lebih umum

Westrenisasi

1. Sebagai suatu pembaratan

2. Tidak mempersoalkan atau mempertentangkan budaya barat dengan budaya setempat

3. Moderenisasi munculnya di barat sehingga cara westrenisasi adalah satu-satunya cara untuk mencapainya.

TANTANGAN GLOBALISASI TERHADAP JATIDIRI BANGSA

masyarakat majemuk menurut Furnivall merupakan masyarakat tempat anggota-anggota masyarakatnya kurang memiliki loyalitas terhadap masyarakat secara keseluruhan

Penyebab terjadinya masyarakat majemuk di indonesia antaralain:

  1. Terdapat banyak suku bangsa di indonesia
  2. Indonesia terletak di antara samudra fasifik dan indonesia. serta terletak di tengah-tengah jalur pertagangan sehingga teradi perbedaan agama
  3. Perbedaan iklim steruktur tanah.

ANTISIPASI PUDARNYA JATI DIRI BANGSA

    1. Mempertebal ideolohi dan rasa nasionalisme bangsa, melalui berbagai kegiatan
    2. Penguasaan iptek, yang di imbangi dengan ketebalan iman dan takwa
    3. Menigkatkan kualitas dan kuantitas kesenian sebagai filter budaya asing yang tidak sesuai dengankeperibadian bangsa
    4. Peningkatan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya mencegah beredarnya gambar porno, video, konten-konten forno, miras dan obat-obatan terlarang
    5. Mencintai produk dalam negeri
    6. Melestarikan budaya daerah dan tradisional
    7. Melestarikan lingkungan hidup
    8. meningkatkan persatuan dan kesehatan bangsa

By Putu Okayana : okayana.blogspot.com

bali, 2009

1 comments:

Anonymous said...

:10

Post a Comment

ShareThis

 

Subscribe via email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner


Recent Posts


let's learn to share Copyright © 2010 Check Google Page Rank